Kamis, 07 Desember 2017

CARA MENETASKAN TELUR AYAM BANGKOK

Sebelum kita membahas ke pembahasan inti sebaiknya Anda membaca terlebih dahulu tentang persiapan pengembangbiakan ayam bangkok, agar Anda bisa memahami semua tentang ayam bangkok dan sukses di dalam budidaya ayam bangkok.
Setelah Anda membacanya baru kita lanjutkan ke pembahasan tentang Cara Penetasan Telur




Cara Penetasan Telur Ayam Bangkok

Penetasan telur dapat dilakukan dengan menggunakan beberapa cara, yaitu melalui induk sendiri, mesin tetas, atau melalui itik yang sedang mngeram. Setiap mahluk hidup mempunyai naluri dan kemampuan untuk menghasilkan keturunan. Ayam, sebagaimana jenis unggas lainnya, menghasilkan anak melalui telur, tetapi tidak semua telur akan menetas. Ada induk betina yang tidak kawin menghasilkan telur. Namun, telur yang dihasilkan tidak subur (infertil) dan tidak menetas jika dierami. Sebaliknya, betina yang dikawinkan dengan pejantan akan menghasilkan telur yang subur (fertil) atau bertunas dan akan menetas 21 hari setelah dierami.

Induk betina akan mengeram setelah bertelur sebanyak 10-15 butir. Tanda-tanda ayam yang mau mengeram adalah sebagai berikut.
  1. Bulu-bulu menutup tubuh dan leher berdiri atau tegak; sayap sering kali mengembang disertai suara yang khas.
  2. Panas tubuh mulai meningkat.
  3. Ayam sering menata telur, lalu menghangati telur dengan panas badannya.
  4. Ayam lebih menyukai tempat yang gelap dan jarang keluar mencari makan.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, sebaiknya kita memberikan perlakuan tertentu ketika induk betina akan mengerami dan memilih telur. Kandang perlu diperhatikan agar tetap dalam kondisi bersih dan kering. Induk yang dipilih sebagai pengeram harus bertubuh besar dan berbulu lebat. Dengan demikian, seluruh telur yang dierami mendapat panas yang merata.

Penetasan telur dengan mesin tetas

Banyak peternak yang menggunakan mesin tetas telur untuk menetaskan telur. kontruksi setiap mesin tetas dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai induk ayam yang sedang mengeram. Penerapan teknologi tepat guna ini banyak memiliki keunggulan, terutama dari segi jumlah telur yang di tetaskan.
Daya tetas induk betina yang baik sedikitnya 75% dari semua telur. Jika daya tetas berada di bawah angka tersebut, peternak perlu menari penyebabnya. Ada kemungkinan disebabkan oleh induk betina kekurangan gizi sehingga organ-organ reproduksi kurang berfungsi secara optimal dan kualitas isis telur yang di hasilkan rendah. Selain itu, ada kemungkinan pejantan kurang sempurna dalam mengawini induk betina. Daya tetas induk ayam yang rendah dapat disebabkan oleh hal-hal berikut.
  1. Induk kurang pandai mengerami.
  2. Ada gangguan yang dialami induk ketika mengeram, misalnya kutu atau gurem yang banyak diserang telur atau cuaca kurang mendukung.
  3. Terjadi salah penanganan, misalnya ketika induk mengeram, sering diperhatikan atau di ganggu orang.

Pemeliharaan anak ayam

Banyak pendapat mengatakan bahwa anak ayam yang lahir satu sampai dua hari belum begitu memerlukan makanan, kecuali air bersih untuk kebutuhan minumnya. Anak ayam masih mempunyai persediaan makanan berupa kuning telur diperutnya. Sebagian orang mengatakan bahwa sekalipun mempunyai sisa kuning telur, anak ayam masih membutuhkan makanan. terlepas dari pendapat tersebut, para peternak tidak ada salahnya melakukan dan memperhatikan anak ayam, sama seperti mahluk lainnya. Karena kondisi masih sangat lemah, anak ayam membutuhkan perawatan yang baik. Anak ayam memerlukan makanan serta kandang yang mampu melindunginya dari segala gangguan, seperti sengatan sinar matahari, curah hujan, dan binatang liar. Tanpa pemeliharaan yang baik, jelas tidak membuahkan hasil yang baik. Seandainya d antara para peternak menggunakan mesin tetas, pemeliharaan anak ayam haruslah dilakukan dengan menggunakan induk buatan, yaitu kandang yang dilengkapi lampu/alat pemanas untuk menghangatakan tubuh dan juga untuk melindunginya dari cuaca buruk.

Sejak menetas hingga berumur empat minggu, anak ayam masih sangat lemah, terutama akibat pengaruh temperatur udara luar.Pada saat itu bulu-bulu anak ayam belum tumbuh dengan sempurna dan keadaannya pun masih labil. Karena pertumbuhan tubuh belum sempurna, anak ayam akan mengalami kedinginan. Jika tidak di beri penghangat dari luar anak ayam bisa mati. Penghangat dapat diperoleh dari induk yang mengasuhnya dan dari sumber panas, misalnya listrik atau lampu minyak.

Sekian penjelasan tentang cara penetasan telur ayam bangkok semoga bermanfaat, dan bagikan artikel ini jika memang merasakan manfaat bagi Anda dan juga orang lain, artikel yang bersangkutan tentang ayam bangkok di antaranya sebagai berikut.



Previous Post
Next Post